Jual Bilberry Eyebright Plus

Jual Bilberry Eyebright Plus
Mengatasi dan Mengobati Macam-macam Penyakit Mata Seperti Penyakit Mata Katarak, Glaukoma, Rabun Jauh dan Rabun Dekat

Foto Product Bilberry Eyebright Plus

Seputar Penyakit Mata

Mata memiliki susunan syaraf yang cukup rumit dan sangat sensitif khususnya untuk mengenali setiap objek benda, warna dan cahaya atau sinar yang ditangkap oleh lensa mata. Mata merupakan indera penglihatan yang sangat penting bagi kehidupan setiap makhluk di muka bumi. Mata memiliki otot-otot penggerak bola atau lensa mata, kotak mata ( merupakan rongga tempat mata berada ), kelopak mata dan bulu mata.

Bentuk, warna bola mata dan kemampuan penglihatan setiap orang berbeda yang satu dengan yang lainnya. Kemampuan mata dilihat dari kesehatan mata, cara menangkap objek, warna dan sinar yang ditangkap oleh lensa mata. Mata juga sering mengalami masalah atau gangguan seputar mata seperti mata katarak, mata rabun, mata silinder, mata jarak jauh ( myopia ), mata rabun dekat ( presbyopia ) dan mata glaukoma dan jenis penyakit mata lainnya. Ketika seseorang mengetahui dirinya mengalami gangguan mata seperti mata rabun jauh, mata rabun dekat, mata glaukoma dan penyakit mata lainnya banyak sekali orang yang mengenakan kacamata atau lensa kontak sebagai alat bantu mereka untuk melihat.

Pada umumnya penyakit seputar mata dikarenakan kurang merawat dan cenderung tidak memperhatikan kesehatan dan kebersihan organ penglihat. Segala bentuk objek atau cahaya tidak semudah itu diterima mata dan kemudian sampai ke retina, karena objek atau cahaya harus melalui proses pembiasan sebanyak 5 kali, objek atau cahaya yang masuk ke mata kemudian diolah oleh konjungtiva-kornea-aqueus humor-lensa-vitreous humor. Namun pembiasan cahaya atau objek lebih sering dilakukan oleh retina, karena retina merupakan bagian penting dari susunan mata dan bintik kuning yang juga merupakan bagian mata yang peka terhadap cahaya.

Jika mata melihat objek atau cahaya dari jarak terdekat yang dapat dilihat dengan jelas disebut titik dekat (punctum proximum), namun apabila melihat objek atau cahaya dari jarak terjauh saat benda tampak jelas tanpa kontraksi disebut titik jauh (punctum remotum). Akan tetapi jika mata sangat dekat dengan obyek dan cahaya yang masuk ke mata, bayangan benda atau cahaya tampak seperti kerucut, sedangkan jika mata sangat jauh dari obyek, maka sudut kerucut cahaya yang masuk sangat kecil sehingga sinar tampak paralel.

Penyebab umum terjadinya penyakit mata adalah :

1. Penyakit mata pada umumnya mata selalu merasa lelah, berair dan mata merah akibat dari ketidakmampuan adaptasi mata yang semakin melemah karena faktor usia dan kesehatan mata yang kurang diperhatikan

2. Kurangnya vitamin untuk menunjang kesehatan mata. Sering memaksa mata untuk melihat objek atau cahaya dari jauh tanpa bantuan kacamata atau kontak lensa

3. Ketidakmampuan atau semakin menurunnya kemampuan mata

4. Kontak langsung terhadap objek atau cahaya yang masuk secara berlebihan mendorong lemahnya retina dalam pembiasan cahaya

5. Faktor keturunan dari anggota keluarga

6. Faktor penyakit bawaan sejak lahir

7. Kebiasaan buruk dalam gaya hidup atau pola makan

Bilberry Eyebright Plus merupakan suplemen multivitamin yang diproses dari bahan-bahan alami tanpa menimbulkan efek samping negatif bagi mata anda. Bilberry Eyebright Plus hadir untuk memenuhi keinginan anda dalam merawat, menjaga, mengatasi serta mengobati segala macam bentuk penyakit mata dari Bilberry Eyebright, Lutein, Zeaxanthin dan Biji Anggur yang bekerja secara cepat dan efektif untuk :

1. Mengatasi masalah seputar penyakit mata yang mengganggu kenyamanan anda dalam melihat, membaca dan segala macam aktifitas

2. Membantu meringankan gejala dari gangguan mata seperti mata mudah dan cepat sekali merasa lelah, mata berair, mata merah dan mata bengkak

3. Meminimalisir adanya lengkungan atau cekungan berwarna hitam yang ada di sekitar kantung mata

4. Secara bertahap meningkatkan kemampuan atau daya akomodasi mata dalam melihat, membaca dan menangkap objek dari suatu benda atau cahaya.

5. Membantu meringankan dan menekan gejala atau bagi anda yang sudah memakai kacamata atau kontak lensa agar tidak semakin bertambah.

6. Memberi perlindungan dan memperbaiki penglihatan mata Anda kembali

7. Mengurangi resiko dari kebutaan karena katarak, degenerasi makula terkait usia (AMD), retinopati diabetes atau glaukoma.

Karenanya Bilberry Eyebright Plus ini dihadirkan untuk membantu mengatasi dan mengobati segala bentuk penyakit mata, dengan dosis yang ringan dan terbuat dari bahan-bahan herbal pilihan dan kualitas terbaik Bilberry Eyebright Plus baik dikonsumsi oleh siapapun mulai remaja belia, orang dewasa, pelajar, pekerja kantoran, lanjut usia dan masalah gangguan penyakit mata seperti mata katarak, mata rabun jauh, mata rabun dekat, mata silinder, mata glaukoma, dan penyakit mata lainnya.

Herbal pilihan yang terdapat dalam tiap Kapsul Bilberry Eyebright Plus :

– Fructus Vaccinium myrtillus 70 mg
– Euphrasia officinalis 70 mg
– Semen Vitis vinifera 55 mg
– Fructus Lycium barbarum 50 mg
– Flos Calendula officinalis 30 mg
– Semen Cassia obtusifolia 25 mg
– Flos Chrysanthemum indici 25 mg
– Flos Buddlejae officinalis 25 mg

Aturan konsumsi :

– 2 kapsul 2x sehari. Tidak dianjurkan Bagi ibu hamil dan anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk mengkonsumsi suplemen ini .

CARA PEMESANAN BILBERRY EYEBRIGHT PLUS

Kapsul Bilberry Eyebright Plus
Mengatasi dan Mengobati Macam-macam Penyakit Mata Seperti Penyakit Mata Katarak, Glaukoma, Rabun Jauh, dan Rabun Dekat

1 Botol Bilberry Eyebright Plus dengan Isi 30 Kapsul = Rp.195.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Obat Penyakit Mata, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Contoh SMS :

Pesan Obat Penyakit Mata, 3 Botol, Irvan, Jl. Gatot Subroto No. 115 Ternate 97721

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Obat Penyakit Mata ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Jual Bilberry Eyebright Plus

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Penyakit Mata Pada Anak Sekolah

Mata merupakan suatu organ yang paling aktif di dalam tubh manusia. Mata memiliki banyak sel dengan jumlah 2 juta sel yang mempunyai kemampuan untuk mengolah dari 36 ribu informasi pada setiap jamnya. Namun juga selain karena organ yang paling aktif, biasanya mata juga merupakan suatu organ yang paling sensitive atau paling riskan. Gangguan yang terjadi pada penyakit mata ini bisa terjadi pada siapa saja. Penyakit mata bisa juga diderta oleh anak sekolah yang sudah memakai mata. Masalah penyakit mata pada anak sekolah ini biasanya beberapa disebabkan karena keturunan  namun juga ada yang terjadi karena kebiasaan-kebiasaan dari misalnya menonton televisi dan juga karena membaca buku dalam jarak yang terlalu dekat atau karena tidak mendapatkan penerangan yang cukup.

Penyakit mata pada anak bisa dideteksi dari mereka lahir. Dan kemudian penyakit pada mata anak sekolah ini biasa dilakukan dengan pemeriksaan mata yang dilakukan secara rutin setidaknya adalah enam bulan sekali atau setahun sekali. Bagi anak dari orang yang dulunya mengalami suatu masalah mata misalnya adalah miopi, atau yang biasanya dikenal dengan nama rabun jauh.

Penyakit mata pada anak sekolah myopia ini ditunjukkan dengan suatu gekala sulitnya anak melihat tulisan yang ada di papan tulis hal ini bisa berdampak negative bagi prestasi akademisnya. Biasanya cara mengatasi penyakit mata miopi pada anak dilakukan dengan memperbanyak suatu aktvitas yang bisa membuatnya melihat dalam jarak yang jauh, misalnya adalah olahraga, atau bermakin diluar rumah dan juga dengan melakukan jalan pagi, sehingg stimulasi pada mata terjadi untuk melihat suatu benda dengan jarak yang jauh,

Penyakit mata pada anak sekolah yang lainnya adalah penyakit rabun jauh. Rabun jauh ini tidak bisa melihat objek dalam keadaan harak dekat beberapa sentimeter dari oandangan, misalnya adalah pada huruf yang ada dibuku yang sedang dibaca.

Penyakit mata pada anak sekolah lainnya adalah astigmatisme. Penyakit ini disebabkan karena adanya suatu gangguan daya pandangan yang terjadi karena berubahnya dari pembiasan cahaya yang ada pada mata.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata Rabun Jauh

Penyakit mata rabun senja disebut juga dengan istilah xerofthalmia, buta ayam, mata ayam, atau mata malam. Penyakit mata rabun senja timbul terutama akibat kekurangan vitamin A atau retinol pada mata dan hati yang merupakan tempat cadangan vitamin A. Upaya untuk menguranginya bisa dilakukan dengan mengonsumsi lemak karena dapat membantu melarutkan dan menyerap vitamin a di dalam usus. Umumnya, makanan untuk anak-anak usia prasekolah di Negara tropis memiliki kandungan lemak yang sangat rendah  sehingga dapat menimbulkan resiko kekurangan vitamin A. Zat besi dan vitamin E merupakan mineral  dan vitamin yang mempunyai keterkaitan penting dalam ketersediaan vitamin A di dalam tubuh.

Apabila malam telah tiba, penderita penyakit mata rabun senja kesulitan untuk melihat sekelilingnya, terutama di tempat gelap, tahap berikutnya yang akan terjadi bila hal ini terun dibiarkan adalah mata akan menjadi kering, bagian putih mata menggeriput kemudian ,diikuti dengan timbulnya bercak-bercak kecil dimata seperti busa. Penyakit ini harus diobati secepat mungkin, diantaranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak menganding vitamin A. Apabila terlambat maka mata dapat melunak, selaput bening mata mencair, dan mata dapat pecah.  Adanya penyakit rabun senja ini tidak selaku dikenali,. Khususnya diantara anak-anak yang belum mulai merangkak atau belajar berjalan. Namun, apabila ibu atau pengasuh lainnya menyatakan bahwa mereka telah mengamati keadaan ini, mereka hampir selalu benar, yang membuat penilaian objektif tidak perlu dilakukan pada kebanyakan keadaan klinik rutin. Rabu senja berespons dengan cepat, biasanya dalam wakti 24-48 jam, terhadap terapi vitamin A.

Untuk mengobati penyakit mata rabun senja dapat dilakukan dengan menggunakan jeruk nipis. Ramuan dari jeruk nipis dibuat dengan cara menjemur biji jeruk nipis, lalu digiling hingga halus. Setelah itu, satu sendok makan bubuk biji jeruk nipis disebuh dalam satu gelas air panas. Agar terasa manis, air seduhan biji jeruk nipis bisa ditambah dengan madu. Sebagian masyarakat menggunakan buah tomat untukl terapi pengobatan karena menganding karotin yang berfungsi untuk pembentuk provitamin A dan lycopen yang mampu mencegah kanker. Sebagai salah satu bahan untuk terapi pengobatan alami, buah tomat bekhasiat untuk mencegah dan mengobati radang usus buntu, membantu penyembuhan penyakit rabun senja, mengobati penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C, membantu mengobati penyakit gigi dan gusi, mempercepat penyembuhan luka, mengobati jerawat, mencegah pembentukan batu empedu pada saluran kencing, membantu penyembuhan penyakit skorbut, menjaga stamina, serta membantu penyembuhan penyakit lever, encok, TBC, dan asma.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata Minus

Beberapa pennyakit mata yang umum dialami oleh masyarakat adalah mata minus (rabun jauh atau myopia), mata plus (rabun dekat atau hipermetropia), rabun senja (xetropthalmia), trachoma (radang selaput ikat mata), katarak (kekeruhan lensa mata), mata ta (presbiopia) dan silinder (astigmatis). Penyakit mata minus ata rabun jauh dikenal dengan istilah myopia, buta jauh, atau cadok. Mata dikatakan rabun jauh bila hanya memiliki daya penglihatan jarak pendek, sedangkan objek pada jarak jauh tdak bisa dilihat. Penyakit mata minus diakibatkan oleh lensa mata yang terlalu cembung atau bol mata terlalu panjang sehingga bayangan objek atau benda jatuh di depan retina. Objek pada jarak pendek terlihat dengan jelas. Sementara objek pada jarak jauh terlihat kabur karena mata terlalu panjang dan gambaran terfokus didepan retina, bukan tepat pada retina.

Penyakit mata nimus merupakan kelainan yang bersifat menurun dan seringkali ditemukan pada anak-anak berusia 8-12 tahun. Antara ysia 13-19 tahun,ketika tubuh mengalami pertumbuhan yang pesat, mata minus semakin memburuk. Sementara antara usia 20-40 tahun, bisanya terjadi sedikit perubahan, seperti myopia semakin berkurang atau kenaikan (penambahan) myopia berjalan lambat. Kelainan penglihatan ini dikoreksi atau diatasi menggunakan lensa cekung yang dapat menyebabkan cahaya. Apabila kelainannya bersifat ringan, disebut dengan myopia rendha, sedangkan bila bersifat berat, disebut mata minustnggi. Miopia tinggi memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap terjadinya pelepasan retina.

Penderita penyakit mata minus harus memeriksakan matanya secara teratur ke dokter mata guna mengetahui setiap perubahan yang terjadi pada retina. Apabila retina lepas maka satu-satunya cara untuk memperbaikinya yaitu pembedahan secara sederhana, penyakit  mata minus atau miopi dapat diatasi dengan bantuan menggunakan kacamata berlensa cekung. Lensa cekung akan memancarkan cahaya sebelum cahay masuk ke mata sehingga bayangan jatuh diretina. Keliru anggapan obat untuk mengatasi rabun jauh diberi makan wortel. Wortel sendiri mengandung vitamin A, vitamin A dibutuhkan untuk memulihkan fungsi sel retina untuk membedakan terang dan gelap. Kekurangan vitamin A yang menyebabkan rabun senja. Penglihatan menjadi rabun setelah matahari terbenam. Pada kasus rabun senja memang terpat memberikan wortel namun tidak member hasil bila diberikan untuk kasus rabun jauh atau mata minus. Mata minus terjadi karena gangguan lensa, atau sumbu bola mata yang berubah, sehingga bayangan yang dilihat, jatuhnya pada bola matatidak tepat pada titik api (focus) maka bayangan tidak tampak nyata.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata Glaukoma

Penyakit mata glaukoma merupakan sekelompok penyakit mata dengan gambaran umum TIO yang abnormal tinggi dan bila tidak diterapi, penglihatan terancam hilang. Glaukoma terjadi pada kira-kira 1% orang berusia diatas 40 tahun. Pada pemeriksan oftalmoskopi, lempeng optic tampak tertekan (cupping) karena kehilangan serabut saraf. Mekanisme bagaimana serabut sarag dirusak pada kasus galukoma tidak helas, tetapi bisa melibatkan faktor mekanis dan atau iskemia lokal. Penyakit mata glaucoma sudut terbuka (simpleks kronis) adalah bentuk penyakt yang paling sering terjadi. Saat ini, satu-satunya terapi untuk penyakit mata glaucoma sudut terbuka adalah menurunkan TIO (tekanan intraocular). Secara umum tujuannya adalah menggunakan obat-obat topical atau, jika gagal pembedahan untuk menurunkan TIO sampai 20-50% dari tekanan sebelumnya.

Pada penyakit mata glaukoma sudut tertutup, sudut antara kornea da iris sangat semit. Kadang-kadang sudut benar-benar menutup, menghambat aliran aqueous, dan TIO meningkat dengan cepat. Karena kerusakan permanen pada retina dapat terjadi selama serangan-serangan ini, maka tekanan harus diturunkan secepat mungkin dengan penggunaan obat tetes pilokarin secara intensif yang dikombinasi, bila perlu dengan asetzolamid intravena dan manitol hipertonis intravena (suatu agen osmotic) untuk mengeluarkan air. Dari pengalaman empiris terbukti bahwa obat tetes mata keben ini dapat menyembuhkan glaucoma yang masih baru. Mekanisme yang melandasi kerja ekstrak biji keben dalam menyembuhkan penyakit glaucoma hingg akini belum jelas dan masih memerlukan penelitian lenbih lanjut. Namun diduga lain yang umum digunakan untuk pengobatan glaucoma. Herbal keben menurunkan tekanan intraokuler dengan menurunkan laju produksi cairan mata atauu meningkatkan laju pengeluarannya.

Penyakit mata glaukoma diklasifikasikan sebagau primer, sekunder, congenital, atau absolute. Penyakit galukoma prmer dapati dibagi lebih lanjut menjadi sudut terbuka dan sudut tertutup.  Sekitar 90% dari semua kasus glaucoma adalah glaucoma sudut terbuka. Istilah  sudut terbuka mengacu kepada sudut antara iris dan Schwalbe di tepi kornea. Obat-obat yang digunakan untuk mengobati penyakit mata glaucoma adalah :

  1. Obat miotik misalnya pilokarpin 1% sampai 4% untuk meningkatkan efisiensi saluran-salurian keluar.
  2. Epinefrin hidroklorida untuk mengurangi produksi cairan.
  3. Inhibitor karbonat anhidrase, misalnya asetazolamid untuk mengurangi produksi cairan.

Uji lapang pandang dilakukan untuk menentukan derajat penglihatan perifer yang hilang akibat peningkatan tekanan intraokulus. Apabila terapi medis tidak efektif mengontrol galukoma, maka perlu dilakukan pembeedahan penyaringan (filtering surgery). Terdapat dua prosedur pembedahan penyaringan dasar tetapi hasil yang diharapkan adalah membentuk suatu bleh atau kista untuk mengumpulkan kelebihan cairan akuneus untuk membuat sebuah saluran dari kamera interior ke bleb tersebut.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata Pada Anak

Mata adalah organ yang paling aktif dalam tubuh manusia. mata memiliki 2 juta sel yang mampu mengolah 36 ribu informasi setiap jam. Namun selain paling aktif, mata juga merupakan organ yang paling rawan.

Gangguan mata dapat terjadai pada siapa pun. Anda dengan mudah dapat menemukan anak sekolah dasar yang mudah memakai kacamata. Beberapa karena keturunan, tetapi sebagaian besar karena kebiasaan-kebiasaan seperti menonton televisi dan membaca dalam jarak terlalu dekat atau tidak mendapat penerangan cukup.

Deteksi dini penyakit mata pada anak bisa dimulai sejak anak baru lahir. Dilanjutkan dengan pemeriksaan mata rutin setidaknya enam bulan atau setahun sekali. Terutama untuk anak dari orang tua yang lebih dulu menderita miopia atau rabun jauh.

Berikut beberapa gangguan mata yang paling sering terjadi :

a. Miopia (rabun jauh) yaitu ketidakmampuan untuk melihat objek yang jauh, tetapi dapat melohat dalam dekat dengan lebih baik. Gangguan ini sebagian besar bersifat menurun. Jika orangtuanya mengalami miopia akan sangat mungkin si anak juga mengalami rabun jauh ini.

Gejala utamanya tentu saja adalah objek yang jauh terlihat buram, seperti melihat dari jendela yang berembun. Biasanya terjadi pada usia muda. Gejala kedua adalah sakit kepala yang lebih disebabkan karena usaha menangkap bentuk objek yang sebenarnya.

Anak yang menderita miopia akan kesulitan melihat tulisan di papan tulis. Ini sangat mungkin berdampak buruk bagi prestasi akademisnya.

Penderita miopia disarankan untuk memperbanyak aktivita yang memungkinkannya untuk melihat dalam jarak jauh seperti olahraga, bermain di luar rumah dan jalan pagi sehingga mata terstimulasi untuk melihat dengan jarak jauh.

b. Hipermetropia (rabun dekat) yang juga dikenal dengan istilah hipermetropia atau rabun dekat. Kebalikan miopia, penderita rabun dekat tidak bisa melihat objek dalam jarak beberapa sentimeter dari pandangan, seperti huruf pada buku yang sedang dibaca. Hipermetropia merupakan keadaan yang lebih jarang dibandingkan dengan miopia.

Buramnya pandangan dalam jarak dekat biasanya akan lebih terasa pada keadaan kelelahan atau penerangan yang kurang. Penderita rabun dekat juga lebih sensitif terhadap cahaya.

c. Astigmatisme (silinder) yang disebabkan adanya gangguan daya pandang akibat berubahnya pembiasan cahaya pada mata. Astigmatisme biasanya juga bersifat turunan atau terjadi sejak lahir. Gangguan ini pada umumnya menyertai miopia atau hipermetropia.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Menjaga Kesehatan Mata

Bekerja seharian di depan layar komputer terkadang membuat mata menjadi cepat merasa lelah, hal ini dikarenakan pantulan sinar dari cahaya komputer tidak dilindungi kaca filter untuk mengurangi pancaran cahaya, bekerja terlalu lama di depan layar komputer juga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan, seperti mata cepat merasa lelah, nyeri punggung, sakit pinggang, bahu dan leher sering merasa pegal. Ada beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata, dan mengurangi ketegangan dan kelelahan mata saat bekerja di depan komputer diantaranya :

1. Bekerja pada ruangan yang cukup dengan cahaya penerangan

Perhatikan penerangan dalam ruangan kerja anda, usahakan untuk tidak bekerja pada ruangan yang kurang mendapat pencahayaan, atur sebaik mungkin cahaya yang dipantulkan dari jendela. Jika dirasa cukup cahaya yang dipancarkan dari jendela pada sinar matahari pagi, kurangilah cahaya pada lampu penerangan di ruangan anda, agar mata anda tidak terlalu keras dalam bekerja.

2. Gunakan filter monitor

Menggunakan pelindung cahaya pada monitor komputer atau yang disebut filter komputer juga dapat melindungi mata anda dari pantulan cahaya monitor secara langsung untuk mengurangi cahaya yang menyilaukan dan radiasi cahaya yang dipantulkan.

3. Meletakkan kertas baca atau buku agenda kerja anda agar mudah dibaca

Meletakkan buku agenda atau buku panduan kerja dekat jarak tangan dan layar monitor anda dengan jarak yang seimbang, guna membantu mempermudah dalam membaca kertas kerja anda, setelah membaca di layar monitor.

4. Perhatikan posisi monitor

Letakkan layar monitor sebaik mungkin sesuai dengan posisi duduk anda atau membentuk sudut antara 10-15 derajat dari posisi sejajar dengan pandangan mata dan tubuh anda. Guna menjaga mata dari kelelahan berkepanjangan dan menjaga bahu serta leher anda nyaman bergerak pada saat bekerja.

5. Merubah ukuran tulisan ke dalam “font” yang cukup besar

Bila anda harus mengetik atau mengedit suatu tulisan, pastikan terlebih dahulu ukuran huruf yang anda gunakan, tak ada salahnya menggunakan ukuran huruf yang cukup besar (ukuran maksimal font adalah 12 atau 14) untuk memudahkan mata anda membaca dan melihat tulisan. Setelah selesai anda dapat mengganti ukuran huruf ke posisi semula.

6. Sejenak istirahatkan mata anda

Bila mata anda sudah merasa lelah dari pekerjaan anda, berilah waktu beberapa saat untuk mata beristirahat, jika mata anda terasa perih atau pegal jangan dikucek-kucek, cukup dengan sering berkedip guna menurunkan ketegangan dan menjaga mata anda agar tetap terasa sejuk dan asri. Bila perlu lakukan olahraga kecil terhadap mata anda ketika sedang beristirahat dengan memijit bagian pelipis mata dengan arah memutar searah jarum jam.

7. Periksa kacamata atau lensa kontak

Bila dalam bekerja anda sering mengenakan kacamata sebagai alat bantu anda dalam pekerjaan anda sehari-hari, cobalah agar mengatur jarak pandang kacamata anda dengan monitor. Bila perlu anda dapat mengkonsultasikan hal ini kepada dokter mata atau optik agar anda mendapatkan kacamata yang sesuai dan memberi perlindungan pada kacamata anda dari radiasi langsung cahaya monitor. Jika anda bisa melakukan pekerjaan tanpa kacamata, lepaskan saja kacamata anda sementara agar mata anda tidak cepat merasa lelah.

Jika anda pengguna kacamata, berilah kebebasan mata anda dari kacamata anda dan jangan memaksakan untuk melihat atau menangkap suatu objek dari jarak pandang yang tidak bisa anda lampaui.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis – Jenis Penyakit Mata

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang penting bagi kehidupan manusia, dengan indera penglihatan kita bisa menikmati keindahan dunia dan isi alam semesta. Mata juga merupakan organ vital yang cukup rentan terkontaminasi penyakit atau gangguan mata yang disebabkan oleh banyak faktor seperti diantaranya : polusi udara yang semakin meningkat membuat pembiasan mata sering terganggu, debu dan asap kendaraan atau asap rokok, kebiasaan buruk, infeksi, jamur dan gangguan mata lainnya.

Pada dasarnya penyakit mata tidak menular namun bila didiamkan dalam jangka waktu yang cukup lama akan berakibat buruk bahkan dapat menyebabkan kebutaan total.

Berikut ini adalah beberapa jenis gangguan atau penyakit mata yang mungkin sedang dan atau pernah kita alami, beserta gejala dan penyebabnya, diantaranya ialah :

1. Konjungtivitis

Penyakit mata jenis ini memang menular namun tidak berbahaya. Hal ini disebabkan karena adanya iritasi atau peradangan akibat infeksi pada bagian selalut-selaput yang melapisi mata. Gejalanya ditandai dengan : mata memerah, terasa nyeri atau perih, berair, gatal, panas, keluar banyak kotoran ( belekan ), penglihatan agak sedikit kabur. Penyebab dari penyakit mata konjungtivitis ini adalah karena iritasi, infeksi, virus, alergi misalnya terkena debu, asap, bulu mata yang sering jatuh dan angin, sering menggunakan lensa kontak, kurang menjaga kebersihan mata.

Pada jenis penyakit mata seperti ini tidak hanya mendera orang dewasa namun dapat mendera bayi atau balita. Jika pada bayi disebut Konjungtivitis Gonokokal. Jika pada bayi dapat disebabkan ketika bayi lahir melalui jalan lahir ( vagina ) dalam proses kelahiran secara normal, jalan lahir tidaklah steril dari kuman tertentu yang dapat menimbulkan infeksi dan dengan mudah pula bayi akan terkontaminasi infeksi atau virus yang berada di sekitar jalan lahir dan mengenai matanya. Oleh karenanya setiap bayi yang baru lahir dengan proses normal akan langsung diberikan tetesan obat mata atau salep antibiotika untuk membantu membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit mata Konjungtivitis Gonokokal.

2. Kerato-Konjungtivitis Vernalis

Kerato-Konjungtivitis Vernalis merupakan jenis penyakit mata yang dikarenakan iritasi atau peradangan pada bagian kornea ( selaput bening ) akibat alergi sehingga menimbulkan rasa sakit. Gejala yang timbul sama dengan konjungtivitis, yakni mata merah, kelopak mata bagian bawah terlihat bengkak, berair, gatal dan mengeluarkan kotoran mata ( belekan ). Namun perbedaannya penyakit mata jenis ini merupakan penyakit mata musiman, terutama pada saat musim panas, biasanya penderita penyakit mata jenis ini akan mengalami kerusakan kecil pada bagian kornea yang menyebabkan nyeri akut.

3. Endoftalmitis

Endoftalmitis terjadi akibat infeksi pada lapisan mata bagian dalam dan membuat bola mata bernanah. Gejalanya berupa mata merah, nyeri bahkan sampai menganggu penglihatan. Hal ini dikarenakan mata tertusuk sesuatu seperti lidi atau benda yang menyebabkan mata terluka atau dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan “kelilipan”. Namun bila didiamkan terus menerus dapat terjadi infeksi yang cukup berat karena bisa menyebabkan kebutaan.

4. Selulitis Orbitalis

Selulitis Orbitalis merupakan peradangan yang terjadi di sekitar jaringan bola mata. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, kelopak mata bengkak, bola mata menonjol dan bengkak, serta penderita mengalami demam. Pada anak-anak sering terjadi akibat cedera mata, infeksi sinus atau infeksi yang berasal dari gigi. Hal ini dikarenakan syaraf mata dan syaraf gigi saling berhubungan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat diketahui dengan melakukan rontgen gigi dan mulut atau CT Scan Sinus. Selulitis Orbitalis harus segera ditangani agar tidak berakibat fatal seperti kebutaan, infeksi otak atau pembekuan darah di otak. Untuk kasus yang tergolong ringan dapat diberikan antibiotika secara oral. Pada kasus berat diberikan antibiotika melalui pembuluh darah atau bahkan pembedahan untuk mengeluarkan nanah ataupun mengeringkan sinus yang terinfeksi.

5. Trakoma

Trakoma adalah infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis dan merupakan penyakit mata yang mudah menular. Bakteri tersebut mudah berkembang biak pada lingkungan yang kotor atau bersanitasi buruk ( lingkungan rumah ). Trakoma lebih sering menyerang anak-anak terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Trakoma dapat dipicu oleh penggunaan sapu tangan atau handuk yang sudah tercemari cirus atau bakteri Chlamydia. Gejala trakoma ialah mata memerah, belekan.

6. Blefaritis

Blefaritis adalah bagian dari bola mata yang memiliki lapisan air mata yang berfungsi melindungi bola mata dari iritasi atau peradangan. Blefaritis merupakan lapisan yang sangat halus yang terdiri dari 3 kelenjar, yakni kelenjar mnyak, kelenjar air, dan kelenjar lendir. Ketiga kelenjar tersebut menghasilkan air mata. Blefaritis merupakan suatu peradangan pada kelopak mata karena produksi kelenjar minyak yang semakin meningkat, namun tidak diketahui secara detail penyebab meningkatnya kelenjar minyak yang bersamaan dengan bakteri. Gejala blefaritis berupa mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, ada luka di bagian kelopak mata dan membengkak, bahkan ada beberapa sampai terjadi kerontokan bulu mata.

Penyakit mata seperti Blefaritis terbagi menjadi 2 jenis, yakni :

a. Blefaritis anterior

Merupakan peradangan yang berada di luar kelopak mata bagian depan yakni tempat melekatnya bulu mata. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus.

b. Blefaritis posterior

Merupakan peradangan pada bagian dalam kelopak mata, yakni tempat dimana kelopak mata bersentuhan dengan mata. Penyebabnya adalah kelainan pada kelenjar minyak.

7. Dakriosistitis

Merupakan penyakit mata yang terjadi akibat penyumbatan yang terjadi pada duktus nasolakrimalis yakni saluran yang mengalirkan air mata ke hidung. Faktor penyebab adalah alergi yang menyebabkan saluran tersebut tersumbat. Akibatnya infeksi yang terjadi di sekitar kantung air mata sehingga menimbulkan rasa nyeri, mata memerah dan bengkak, bahkan sampai mengeluarkan nanah dan membuat penderita mengalami demam atau panas. Jika terjadi infeksi yang ringan dapat disembuhkan dengan gejala awal hanya mengalami pembengkakan, sedangkan yang parah akan menyebabkan kantong mata mengalami penebalan pada bagian atas, kemerahan bahkan sampai terbentuk kantung nanah.

8. Ulkus Kornea

Merupakan infeksi yang terjadi pada kornea bagian luar. Hal ini terjadi karena adanya jamur, virus, protozoa, bakteri stafilokokus, pseudomonas atau pneumokokus. Penyebab awalnya karena mata kelilipan atau tertusuk benda asing. Ulkus kornea berada di seluruh permukaan kornea sampai ke bagian dalam dan belakang kornea. Namun ulkus kornea yang semakin parah dapat menyebabkan komplikasi infeksi di bagian kornea lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (selaput pelangi) dan kerusakan mata. Gejalanya mata merah, nyeri, gatal, berair, muncul kotoran mata, peka terhadap cahaya (photo phobia), pada bagian kornea tampak bintik nanah warna kuning keputihan, dan gangguan penglihatan.

Selain itu gangguan mata di atas, ada beberapa jenis penyakit mata lainnya yang harus kita waspadai, diantaranya adalah :

1. Presbyopia atau rabun dekat

Presbyopia atau rabun dekat yang banyak diderita pada seseorang yang telah berusia lanjut. Hal ini disebabkan karena kemampuan lensa mata untuk mencembung dan memipih serta membiaskan objek atau cahaya tak dapat bekerja maksimal untuk menangkap maupun melihat objek benda yang jauh maupun dekat. Namun penderita presbyopia dapat ditangani dengan lensa ganda yakni lensa minus dan lensa plus. Penderita presbyopia ini hampir sama dengan penderita hipermetropi namun perbedaannya penderita hipermetropi menggunakan lensa plus saja dan penderita hipermetropi ini adalah para usia lanjut.

2. Myopia atau rabun

Myopia atau rabun jauh merupakan kerusakan refraktif mata dimana objek atau cahaya benda berada di depan retina meski melihat dalam keadaan santai. Penderita myopia tidak mampu melihat objek atau benda dalam jarak jauh, hal ini disebabkan karena terjadinya perubahan bentuk lekung lensa mata atau kornea mata. Penderita myopia umumnya terjadi pada usia muda ( anak sekolah ), remaja dewasa yang memiliki tingkat minus lebih tinggi dan akan menurun ketika memasuki usia dewasa muda. Penderita myopia dapat dibantu dengan menggunakan lensa cekung ( lensa negatif ).

3. Glaukoma

Merupakan nama penyakit dari sekumpulan penyakit mata dimana terjadi kerusakan pada syaraf mata ( nervus opticus) yang letaknya di belakang mata sehingga mengakibatkan penurunan penglihatan pada tepi (perifer) dan berakhir pada kebutaan.

Hal-hal yang menyebabkan penyakit glaukoma, adalah :

– Meningkatnya tekanan di dalam bola mata yang diakibatkan terhambatnya peredaran darah atau pengaliran cairan ke bola mata, dalam arti cairan jernih yang membawa oksigen, gula dan nutrisi serat gizi penting lainnya ke bagian mata dan juga untuk mempertahankan bentuk bola mata.

– Ada pula pada sebagian penderita yang mengalami kerusakan syaraf mata disebabkan oleh persediaan darah yang kurang ke daerah yang penting pada jaringan nervus opticus

– Adanya kelemahan pada struktur dan masalah kesehatan lainnya dari jaringan syaraf mata.

4. Katarak

Merupakan jenis dari penyakit mata yang disebabkan oleh lensa mata yang berselaput, lensa mata berkeruh sehingga membuat mata menjadi rabun dan menghalangi jalannya cahaya. Pada umumnya penyakit katarak ini diawali dengan penderita menderita keburaman, kemudian sedikit demi sedikit kehilangan penglihatan bahkan sampai menyebabkan kebutaan total. Katarak lebih banyak dialami pada seseorang yang memasuki usia 50-60 tahun keatas dan lebih banyak diderita pria yang berusia lanjut.

5. Ablasio retina

Merupakan suatu keadaan lepasnya retina sensoris dari epitel pigmen retina (RIDE). Jenis penyakit mata ini dapat dikatakan lanjutan dari penyakit rabun jauh (myopia). Ablasio retina dapat menyerang siapa saja dan berapa pun usianya, meski kebanyakan terjadi pada seseorang yang berusia setengah baya atau lebih tua. Ablasio retina ini memiliki kemungkinan yang cukup besar pada penderita rabun jauh dan seseorang yang memiliki anggota keluarga yang mungkin pernah mengalami ablasio retina ini. Ablasio retina disebabkan oleh penyakit mata lainnya, seperti tumor, peradangan hebat, trauma atau komplikasi dari diabetes. Ablasio retina bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan cacat penglihatan atau kebutaan permanen.

6. Xerophtalmia atau xerosis

Merupakan penyakit mata yang disebabkan oleh keringnya konjungtiva pada kornea mata akibat kekurangan vitamin A. Salah satu gejala awal dari penyakit ini adalah rabun senja, berkurangnya kemampuan melihat pada saat hari senja.

7. Rabun senja atau rabun ayam (nyctalopia)

Merupakan suatu penyakit mata yang membuat penderita kesulitan melihat karena kekurangan sumber cahaya. Hal ini disebabkan oleh luka, kekurangan vitamin A atau sejak lahir.

8. Astigmatis

Astigmatis atau yang lebih dikenal dengan Penyakit mata silinder disebabkan ketidakteraturan lengkung-lengkung permukaan yang membiaskan mata tidak terpusatkan cahaya pada satu titik yang berada di selaput jala ( retina ) mata.

Astigmatis atau Silinderis dibagi menjadi 2 jenis, yakni :

a. Astigmatis kornea, yakni ketidakteraturan lengkung atau daya bias kornea

b. Astigmatis lensa, yakni ketidakteraturan lengkung atau daya bias lensa mata

Pada umumnya penderita astigmatis atau silinderis ini dapat membuat penderita tidak mampu membaca, melihat objek benda dalam jarak jauh apabila tidak dibantu dengan lensa silinderis objek benda akan terlihat kabur atau samar-samar dan objek benda terlihat lebih kecil dari aslinya.

Penderita mata astigmatis atau silinderis ini merupakan peradaban dari miopia, karena penderita miopia memiliki kemungkinan yang cukup besar menderita astigmatis. Penderita astigmatis ini dapat dibantu penglihatannya dengan menggunakan lensa silinderis atau lensa kontak dan atau melakukan operasi kecil refraktif.

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata

Mata adalah organ tubuh yang sangat vital dan penting bagi kehidupan manusia, karena mata merupakan jendela dunia. Dengan mata manusia dan makhluk hidup lainnya dapat menikmati indahnya dunia. Karena mata merupakan organ penting, senantiasa mata harus dijaga dari kebersihan dan memperhatikan kesehatan lainnya agar mata senantiasa terlihat fresh dan bercahaya. Mata merupakan indera penglihat yang cukup rentan terkena macam-macam penyakit, penyakit mata yang timbul dapat disebabkan oleh banyak faktor misalnya faktor lingkungan, kebiasaan buruk, terkena radiasi cahaya, polusi udara, sinar uv yang mengkilau, nutrisi yang kurang terjaga untuk mata dsb.

Pada sebuah studi yang pernah dilakukan oleh Eye Disease Prevalence Research Group pada tahun 2004, memperkirakan pada tahun 2020 jumlah penderita penyakit mata dan kebutaan akan mencapai hasil yang cukup signifikan yakni 55 juta jiwa, hal ini terungkap berdasarkan survei terutama bagi mereka yang akan memasuki usia lanjut 60 tahun keatas. 8 % dari total penduduk, 69 % lainnya yang berusia 80 tahun keatas mengalami kebutaan permanen atau temporer.

Pada umumnya gangguan pada mata ditandai adanya penurunan fungsi penglihatan, gejala mata merah tanpa ada tanda penurunan fungsi kerja dari mata. Untuk saat ini penyakit mata yang banyak mendera adalah mata minus, rabun jauh, rabun dekat, katarak, infeksi mata dan mata glaukoma serta penyakit mata lainnya, yang merupakan macam-macam gangguan yang mencapai angka tertinggi penyakit yang mengakibatkan kebutaan adalah katarak. Di Indonesia sendiri penderita mata contoh seperti mata katarak paling banyak ada sekitar 240.000 per jiwa setiap tahunnya dan saat ini sudah ada sekitar 2.000.000 jiwa penderita mata katarak.

Dibawah ini merupakan gambar dari macam-macam penyakit mata :

a. Struktur organ mata

 

 

 

 

 

 

 

 

b.Bentuk mata katarak

 

 

 

 

 

 

 

c. Mata rabun jauh ( Myopia )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

d. Mata rabun dekat ( Presbyopia )

 

 

 

 

 

 

e. Mata glaukoma

 

Posted in Penyakit Mata | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment