Penyakit Mata Rabun Senja

Penyakit Mata Rabun Senja – Mata adalah organ yang paling aktif dalam tubuh manusia. mata memiliki 2 juta sel yang mampu mengolah 36 ribu informasi setiap jam. Namun selain paling aktif, mata juga merupakan organ yang paling rawan.

Penyakit Mata Rabun Senja

Penyakit Mata Rabun Senja

Penyakit Mata Rabun Senja

Gangguan mata dapat terjadi pada siapa pun. Anda dengan mudah dapat menemukan anak sekolah dasar yang mudah memakai kacamata. Beberapa karena keturunan, tetapi sebagaian besar karena kebiasaan-kebiasaan seperti menonton televisi dan membaca dalam jarak terlalu dekat atau tidak mendapat penerangan cukup.

Deteksi dini penyakit mata pada anak bisa dimulai sejak anak baru lahir. Dilanjutkan dengan pemeriksaan mata rutin setidaknya enam bulan atau setahun sekali. Terutama untuk anak dari orang tua yang lebih dulu menderita miopia atau rabun jauh.

Penyakit mata rabun senja disebut juga dengan istilah xerofthalmia, buta ayam, mata ayam, atau mata malam. Penyakit mata rabun senja timbul terutama akibat kekurangan vitamin A atau retinol pada mata dan hati yang merupakan tempat cadangan vitamin A. Upaya untuk menguranginya bisa dilakukan dengan mengonsumsi lemak karena dapat membantu melarutkan dan menyerap vitamin a di dalam usus. Umumnya, makanan untuk anak-anak usia prasekolah di Negara tropis memiliki kandungan lemak yang sangat rendah  sehingga dapat menimbulkan resiko kekurangan vitamin A. Zat besi dan vitamin E merupakan mineral  dan vitamin yang mempunyai keterkaitan penting dalam ketersediaan vitamin A di dalam tubuh.

Apabila malam telah tiba, penderita penyakit mata rabun senja kesulitan untuk melihat sekelilingnya, terutama di tempat gelap, tahap berikutnya yang akan terjadi bila hal ini terun dibiarkan adalah mata akan menjadi kering, bagian putih mata menggeriput kemudian ,diikuti dengan timbulnya bercak-bercak kecil dimata seperti busa. Penyakit ini harus diobati secepat mungkin, diantaranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak menganding vitamin A. Apabila terlambat maka mata dapat melunak, selaput bening mata mencair, dan mata dapat pecah.  Adanya penyakit rabun senja ini tidak selaku dikenali,. Khususnya diantara anak-anak yang belum mulai merangkak atau belajar berjalan. Namun, apabila ibu atau pengasuh lainnya menyatakan bahwa mereka telah mengamati keadaan ini, mereka hampir selalu benar, yang membuat penilaian objektif tidak perlu dilakukan pada kebanyakan keadaan klinik rutin. Rabu senja berespons dengan cepat, biasanya dalam wakti 24-48 jam, terhadap terapi vitamin A.

Untuk mengobati penyakit mata rabun senja dapat dilakukan dengan menggunakan jeruk nipis. Ramuan dari jeruk nipis dibuat dengan cara menjemur biji jeruk nipis, lalu digiling hingga halus. Setelah itu, satu sendok makan bubuk biji jeruk nipis disebuh dalam satu gelas air panas. Agar terasa manis, air seduhan biji jeruk nipis bisa ditambah dengan madu. Sebagian masyarakat menggunakan buah tomat untukl terapi pengobatan karena menganding karotin yang berfungsi untuk pembentuk provitamin A dan lycopen yang mampu mencegah kanker. Sebagai salah satu bahan untuk terapi pengobatan alami, buah tomat bekhasiat untuk mencegah dan mengobati radang usus buntu, membantu penyembuhan penyakit rabun senja, mengobati penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C, membantu mengobati penyakit gigi dan gusi, mempercepat penyembuhan luka, mengobati jerawat, mencegah pembentukan batu empedu pada saluran kencing, membantu penyembuhan penyakit skorbut, menjaga stamina, serta membantu penyembuhan penyakit lever, encok, penyakit TBC, dan asma.

Jenis Penyakit Mata yang Lain

Berikut beberapa gangguan mata lainnya yang paling sering terjadi :

a. Miopia (rabun jauh) yaitu ketidakmampuan untuk melihat objek yang jauh, tetapi dapat melohat dalam dekat dengan lebih baik. Gangguan ini sebagian besar bersifat menurun. Jika orangtuanya mengalami miopia akan sangat mungkin si anak juga mengalami rabun jauh ini.

Gejala utamanya tentu saja adalah objek yang jauh terlihat buram, seperti melihat dari jendela yang berembun. Biasanya terjadi pada usia muda. Gejala kedua adalah sakit kepala yang lebih disebabkan karena usaha menangkap bentuk objek yang sebenarnya.

Anak yang menderita miopia akan kesulitan melihat tulisan di papan tulis. Ini sangat mungkin berdampak buruk bagi prestasi akademisnya.

Penderita miopia disarankan untuk memperbanyak aktivita yang memungkinkannya untuk melihat dalam jarak jauh seperti olahraga, bermain di luar rumah dan jalan pagi sehingga mata terstimulasi untuk melihat dengan jarak jauh.

b. Hipermetropia (rabun dekat) yang juga dikenal dengan istilah hipermetropia atau rabun dekat. Kebalikan miopia, penderita rabun dekat tidak bisa melihat objek dalam jarak beberapa sentimeter dari pandangan, seperti huruf pada buku yang sedang dibaca. Hipermetropia merupakan keadaan yang lebih jarang dibandingkan dengan miopia.

Buramnya pandangan dalam jarak dekat biasanya akan lebih terasa pada keadaan kelelahan atau penerangan yang kurang. Penderita rabun dekat juga lebih sensitif terhadap cahaya.

c. Astigmatisme (silinder) yang disebabkan adanya gangguan daya pandang akibat berubahnya pembiasan cahaya pada mata. Astigmatisme biasanya juga bersifat turunan atau terjadi sejak lahir. Gangguan ini pada umumnya menyertai miopia atau hipermetropia.

Penyakit Mata Rabun Senja

Cara Beli Promato Indonesia

Kapsul Promato Herbal
Mengatasi dan Mengobati Macam-macam Penyakit Mata Seperti Penyakit Mata Katarak, Glaukoma, Rabun Jauh, dan Rabun Dekat

promato-5

Harga Promato Indonesia 1 Box isi 18 Kaplet = Rp. 245.000,-

cara-pemesanan-cepatCara Pemesanan Cepat Promato Indonesia :

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Promato Indonesia, Jumlah Box yang dipesan, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap.

This entry was posted in Penyakit Mata and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>